Resume Webinar "Satu Guru"

Hari Pertama : 26 Desember 2024
SPIRITUALITAS GURU INDONESIA
Spiritualitas adalah konsep yang luas dengan berbagai dimensi dan perspektif yang ditandai adanya perasaan keterikatan (koneksitas) kepada sesuatu yang lebih besar dari diri kita, yang disertai dengan usaha pencarian makna dalam hidup atau dapat dijelaskan sebagai pengalaman yang bersifat universal dan menyentuh.
Tipe-tipe guru:
Guru memiliki beragam tipe, dengan karakter dan gaya pembelajaran yang berbeda-beda, seperti:
Guru formal: Guru yang sangat bergantung pada buku sebagai bahan ajar
Guru inspiratif: Guru yang ingin selalu dipandang sempurna oleh muridnya
Guru praktik: Guru yang memadukan bahan ajar dari buku dengan hasil pengalaman atau temuan yang dilakukan sendiri
Guru rohani: Guru yang manyadarkan dan mempengaruhi dan berkomunikasi secara personal dengan murid.
Guru sejati: Guru yang mengetahui Dirinya sebagai satu dengan Tuhan. Tidak ada jejak ego yang tersisa dalam dirinya
Hari kedua : 27 Desember 2024
Apa itu Deep Learning by Dr.Cepi Riyana, M.Pd
Mindful learning Mindful learning bertujuan agar murid memahami esensi materi pelajaran dan menghubungkannya dengan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Konsep ini diperkenalkan oleh psikolog Ellen J. Langer. Ia berpendapat bahwa belajar hendaknya memberikan makna dan membuka kebebasan kepada murid agar bereksplorasi.
Meaningful learning atau pembelajaran bermakna adalah proses mengaitkan informasi baru dengan konsep-konsep yang sudah ada dalam struktur kognitif seseorang. Struktur kognitif adalah fakta-fakta, konsep-konsep, dan generalisasi-generalisasi yang sudah dipelajari dan diingat siswa.
Joyful learning merupakan suatu proses pembelajaran yang dalam konteks pendidikan mengacu pada kondisi intelektual dan emosional yang positif dari peserta didik, didalamnya terdapat sebuah kohesi yang kuat antara pendidik dan peserta didik, tanpa ada perasaan terpaksa atau tertekan (not under pressure).
Hari Ketiga : 28 Desember 2024
Pendidikan yang Kompetibel By Sabrang (Letto)
Menurut Sabrang (Letto), "Pendidikan yang Kompatibel dengan Zaman" merujuk pada gagasan bahwa pendidikan harus bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam konteks kemajuan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Sabrang, yang dikenal sebagai musisi dan pemikir, menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek akademis atau teori, tetapi juga harus relevan dengan tantangan dan perubahan zaman yang ada.
Pendidikan adalah pilar utama dalam pembangunan sebuah masyarakat yang maju dan berkualitas. Setiap negara dan komunitas memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa sistem pendidikan mereka memberikan landasan yang kokoh bagi generasi mendatang.
Meningkatkan kualitas pendidikan bukanlah hanya sebuah aspirasi, tetapi sebuah kebutuhan mendesak. Di tengah-tengah perubahan global dan kemajuan teknologi yang cepat, tantangan dalam bidang pendidikan pun semakin kompleks. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengeksplorasi dan menerapkan cara-cara efektif yang dapat meningkatkan mutu pendidikan secara signifikan, kolaborasi antara sekolah dan komunitas hingga pemanfaatan teknologi sebagai alat pembelajaran, setiap langkah memiliki peran penting dalam membangun sistem pendidikan yang tangguh dan relevan.
Hari Keempat : 29 Desember 2024
Guru yang Blogger by Om Jay, webinar 3Th satuguru
Profesi guru tidak hanya sekedar mengajar di kelas, namun juga berbagi ilmu dan inspirasi kepada masyarakat luas. Salah satu cara efektif untuk melakukan ini adalah menjadi seorang blogger. Menjadi Guru yang Blogger dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan berbagi pengetahuan.
Manfaat menjadi guru blogger, yaitu:
Meningkatkan kualitas pembelajaran
Membangun komunitas
Mengembangkan keterampilan menulis
Meningkatkan visibilitas
Langkah-langkah menjadi guru bloger, yaitu:
Pilih platform blogging: Pilih platform seperti WordPress, Blogger, atau Medium yang sesuai dengan kebutuhan.
Tentukan niche: Fokus pada topik spesifik seperti pendidikan, teknologi, atau bidang studi tertentu.
Buat konten berkualitas: Tulis artikel yang informatif, menarik, dan mudah dipahami.
Promosikan blog: Bagikan link blog di media sosial, forum, dan situs web pendidikan.
Interaksi dengan pembaca: Balas komentar dan pertanyaan pembaca untuk membangun komunitas.
Perbarui secara teratur: Posting artikel baru secara teratur untuk mempertahankan minat pembaca.
Hari Kelima : 30 Desember 2024
STRATEGI KOMUNITAS BELAJAR DALAM PENDIDIKAN by Iwan
Dalam membangun sebuah Pendidikan memerlukan sebuah pondasi dengan tujuan untuk membangun kemajuan sebuah bangsa hal ini diperlukan peran aktif dari semua pihak. Dimana strategi yang bisa dilakukan diantaranya, adanya Pendidikan berbasis komunitas, Kerjasama dengan sekolah, pengembangan sumber daya, dan pengelolaan sumber daya yang ada. Sehingga dengan strategi yang dibentuk tersebut mampu membangun komunitas belajar yang lebih bermakna khususnya dikalangan sendiri dan bahkan diharapkan ada dampak bagi banyak pihak.
Model-model strategi yang dapat dilakukan adalah model partisipatif, model yang melibatkan berbagai pihak secara aktif dalam suatu proses yang dilakukan., model kolaboratif merupakan model yang dilakukan dengan cara keterlibatan dan kerja sama untuk mencapai tujuan Bersama hal ini dapat dilakukan dalam berbagai bidang seperti Pendidikan, dunia kerja, dan komunitas yang ada. model berbasis komunitas yang dapat dilakukan dengan model komunitas ini yaitu metode pengembangan dengan memaksimalkan baik daring maupun luring agar didorong untuk mampu berpartisipasi dalam interaksi yang berkelanjutan dengan berbagai rancangan yang dibuat Bersama-sama.
Hari Keenam : 31 Desember 2024
SIMBIOSIS MUTUALISME: KONTEN KREATOR, ARTIS, & ILMUWAN
(Dr. Dedi Nurhadiat, M. Pd.)
Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era global ini telah membawa perubahan pada gaya hidup dan perilaku masyarakat. Ini termasuk variasi antar siswa. Siswa masa kini, yang juga dikenal sebagai generasi milenial, mencari informasi yang lebih berguna dan terkini dalam hal penyampaian materi pembelajaran. Oleh karena itu, perlu diperoleh gambaran yang lebih jelas dan realistis tentang objek permasalahan yang diselidiki. Apalagi pola belajar peserta didik yang tidak lagi mau menggunakan metode lama dan tradisional dalam proses pembelajaran, mengubah tujuan pendidikan yang akan mengarah pada penguasaan teknologi dalam segala aspek kehidupan masa depan mereka, serta meningkatkan persaingan dan rivalitas global. Oleh karena itu, untuk menjamin pendidikan yang bermutu, sangat penting bagi guru untuk mampu menguasai dan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.
Bicaralah dengan guru tentang teknologi. Keduanya terkait erat dengan pengaruh paradigma pendidikan abad ke-21. Perkembangan global pada abad ke-21 ditandai dengan penerapan teknologi informasi dan komunikasi di semua bidang kehidupan. Salah satu dampak tersebut menyangkut dunia pendidikan, khususnya profesi guru.
Guru saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih besar daripada sebelumnya. Guru berhadapan dengan klien yang lebih beragam, memiliki topik yang lebih kompleks dan menantang, memiliki proses pembelajaran standar, dan juga mengharuskan siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Oleh karena itu, guru harus terbiasa dengan tantangan baru dalam menghadapi arus perkembangan teknologi.
Guru perlu memahami perubahan teknologi yang sedang terjadi. Suka atau tidak, guru perlu berpartisipasi dan memahami perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran. Teknologi memang menawarkan agen perubahan kesempatan untuk mengambil tindakan dan menerapkan berbagai inovasi untuk mendukung pembelajaran aktif, kreatif, dan inovatif. Salah satu penelitian yang dilakukan Sari pada tahun 2015 tentang manfaat pembelajaran berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) menyimpulkan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran memiliki dampak sebagai berikut:
Menarik perhatian siswa.
Membuat pembelajaran menjadi menyenangkan.
Memperlancar pembelajaran.
Membuat pembelajaran menjadi lebih mudah dan mentransfer lebih banyak pengetahuan kepada siswa.
Meningkatkan komunikasi.
Hari Ketujuh: 1 Januari 2024
MELURUSKAN JALAN PERADABAN DIGITAL
By. Cahyana Ahmadjayadi
Pendidikan 4.0 adalah sistem pembelajaran yang menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan generasi muda menghadapi revolusi pada semua aspek yang akan dikerjakan.
Dengan bantuan AI, pendidikan kini dapat diakses oleh lebih banyak orang di berbagai belahan dunia, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Kehadiran AI membuka peluang bagi semua individu untuk mendapatkan Pendidikan yang layak dan berkualitas.
Maka dengan keberadaan teknologi yang sangat pesat tersebut maka banyak sekali dampak yang akan menimpa selama warga masyarakatnya kurang selektif dalam menyikapinya, karena dengan teknologi saat ini salah satu dampak yang akan muncul adalah dapat melemahnya fungsi otak kita, mengganggu produktivitas, dan Kesehatan mental. Maka salah satu strateginya adalah focus pada informasi yang berkualitas, memadukan pembelajaran dengan game sehingga mendorong motivasi dalam mencapai hasil belajar yang lebih baik.
Maka salah satu prakarsa yang dibangun terutama dalam dunia Pendidikan melalui Perspektif yang dilandasi oleh semangat untuk kontribusi Bersama lingkungan yang tercipta melalui:
Mindful learning
Meaningful learning
Joyful learning


Comments